berharga

berharga means 'worthy' in English. i just want to tell you that our times are worthy, our chances are worthy, every little things we have is worthy. you will never know what it means til it's gone, right? so just take care of it!

Sunday, November 05, 2006

Derajat Manusia

this is my first posting. so enjoy!


dua hari yang lalu, aku pergi ke warnet, untuk ambil hasil print dokumen yang aku pesen. mas2 parkirnya itu lagi duduk2 sante. aku sapa dia (ga ada salahnya kan?). gak ada 5 menit aku keluar dari warnet itu. terus cepet2 mo pulang, krn waktu itu abis hujan dan langit masih mendung. tiba2 mas parkir tuh nanya, "mbak, dulu SD **, ya?" aku kaget, kok dia bisa tahu?
"iya, mas. kok tahu gimana?"
"ya...tahu dong." dan waktu itu aku benar2 gak tahu siapa dia, so aku tanya dia.
"eh maaf ya, aku lupa. mas namanya siapa ya?"
"ya...maklum, kalo udah beda itu ya gitu" jawabnya. Beda? apanya?
"beda apanya?" tanyaku.
"ya..kan pasti ada yang lebih tinggi, dan lebih rendah."
"maksudnya?" aku masih juga gak ngerti.
"derajatnya," jawabnya santai. What? Derajat? so dia pikir,aku lupa sama dia karena derajat kita dah beda? Aduh mak...aku lupa ya lupa, gak pernah mikir namanya derajatku lebih tinggi atau lebih rendah.
"wah...gak gitu dong. ngapain ngobrol soal derajat? semua sama aja kok. aku lupa ya karena lupa aja..gitu. tolong dong aku diingetin, masnya siapa? kan seneng bisa ketemu temen lama?"
"ah sudahlah. masak beberapa kali ketemu, kamu gak tahu juga. itu karena ya...derajat itu tadi."
"kamu kakak kelas atau adik kelasku?"
"kakak kelas. udahlah gpp. sekarang kamu sudah pinter. kita udah beda. ya..gpp. udah pulang aja." hehe...aku masih berpikir keras, WHO IS HE? tapi tetep aja gak nemu jawabannya. bayangpun aja, udah...12 tahun lewat kan? jangankan 12 tahun, yang temen SMA aja (yang baru 6-7 tahun yang lalu), kadang2 lupa (aku emang pelupa untuk urusan gitu, tapi ini gak ada hubungannya sama 'derajat'.

ok, akhirnya aku pulang. just leave him. kupikir2 aja, kenapa coba dia kayak gitu? bicara derajat? merendahkan dirinya sendiri? kenapa dia mau gitu? gak ada kok yang merendahkan dia, dianya aja sendiri yang minder. aduh, sayang sekali orang seperti dia. So, dont act like him!

satu lagi cerita yang mirip. waktu aku reuni-an dengan temen SMA (padahal baru 2 tahun pisah...gak mutu! hehe), aku sebelahan sama temen SMAku (kami kenal tapi gak dekat dan gak sekelas). aku dengar dia juga kuliah di Yogya (jadi satu kota denganku), wajar dong aku pengen tahu dia dimana. kutanya dia,"eh kamu kuliah di mana di Yogya?" eh boro2 jawab universitas ini / itu, dia malah jawab,"ah universitasku jelek kok, gak sebagus univ.kamu." aku melongo aja. kok gitu? kalo univ.mu jelek, kenapa juga mau masuk dan bayar ini itu. ya kan? she sells her self short!

seorang dosenku waktu kuliah --mas Manu--pernah bilang, "jangan pernah meremehkan diri kamu sendiri." iya lah, kalo kita gak sayang sama diri sendiri, gimana dengan orang lain? kalo kita gak percaya sama diri sendiri, siapa yang mau percaya sama kita kan? so, semua itu sama. aku gak pernah merasa, karena aku dah 'makan' universitas terus aku lebih tinggi dari si anu atau si itu. gak tuh...biasa aja. karena buatku, manusia tidak ada yang sempurna. dan kita bisa belajar suatu hal dari mana saja dan siapa saja, gak pandang derajat kan?

"so be your self, and dont sell your self short..."

cheers,
dede

0 Comments:

Post a Comment

<< Home